Thursday, June 1, 2017

Cara Bedakan Memori Micro SD Palsu atau Asli

Cara Bedakan Memori Micro SD Palsu atau Asli
Menjadi konsumen harus pintar. Prinsip normalnya, kita mengeluarkan budget seminim mungkin demi mendapatkan barang sebagus yang memungkinkan. Sayangnya, para penjual juga berprinsip mengeluarkan modal sedikit namun untung yang kembali maksimal. Dari kedua prinsip itu tadi sebaiknya kita memiliki kemampuan menganalisa kualitas barang yang beredar di pasar. Hal ini berlaku pula bagi para pebisnis SD insight dan mereka yang berkecimpung di dunia tekhnologi. Kebutuhan akan tekhnologi mengundang banyak orang turun di bisnis ini. Entah memiliki kemampuan mumpuni di bidang tekhnologi atau hanya bermodalkan kepintaran mengolah kata sehingga menarik para pembeli.

Tentunya, demi mewaspadai para penjual seperti itu, Anda wajib memastikan sendiri barang elektronik yang akan Anda beli benar-benar sesuai dengan harganya. Jangan sampai barangnya jelek namun harganya mahal.

Peredaran barang elektronik tiruan sudah menjadi lahan bisnis baru. Bahkan di tingkat barang sekecil micro SD dan flashdisk saja sudah bisa dibajak oleh pihak tak bertanggungjawab. Misalkan saja sekarang ini Anda sedang pergi ke toko mencari flashdisk kriteria tertentu. Maka Anda pun harus sudah tahu cara membedakan flashdisk sandisk asli dan palsu.

Beberapa penjual yang memahami kekhawatiran konsumen akan barang tiruan biasanya bersedia memberikan barangnya untuk dicek originalitas serta kualitasnya. Sayangnya, tak semua pembeli berinisiatif membedakan micro SD sandisk asli dan palsu sebelum melakukan deal pembelian. Ujung-ujungnya bingung sendiri bila micro SD nya gagal berfungsi. Sementara pihak toko tidak pernah memberi jaminan garansi apapun.

Kebutuhan akan memori eksternal tambahan untuk memperluas kapasitas penyimpanan sudah menjadi hal mutlak bagi para pengguna PC dan smartphone semua versi. Mulai yang hanya bisa mendengarkan musik manual sampai smartphone terbaru yang selalu terhubung dengan situs musik online beserta liriknya. Tak salah jika bisnis bajak membajak produk ini menjadi bisnis subur. Anda sendiri pun harus sudah memahami perbedaan beberapa jenis memori eksternal sebelum membelinya.
Mini SD: Pada zaman kejayaan nokia, Mini SD dipakai untuk Nokia N series. Berdasar namanya, ukuran mini SD memang lebih kecil dibandingkan memori eksternal lainnya.

Micro SD: Micro SD ukurannya lebih kecil daripada Mini SD. Namun jenis inilah yang paling banyak berada di smartphone modern.


SD Card: Para pengguna kamera lebih menyukai SD Card untuk tempat penyimpanan file foto dan video. Karena itulah ukuran fisik SD Card juga menyesuaikan besarannya slot kamera.
Setelah mengenali ketiga jenis memori eksternal tambahan, sekarang Anda harus tahu cara membedakan SD Card asli dan palsu. Simak tips berikut ini.

1.Kapasitas

Cara mengecek kebohongan yaitu dengan membuktikannya. Masukkan saja memori eksternal ke dalam smartphone Anda. Cek di pengaturan berapa besaran kartu memori eksternal. Kalau di HP tertulis 8 GB dan di fisik kartu memori tertulis jumlah yang sama, maka kemungkinan besar kartu memori tersebut asli. Namun bila nilai keduanya berbeda, Anda sudah harus melakukan pengecekan lanjutan.

2.Tampilan

Kalau tidak mau repot-repot usap layar HP, jelilah mengamati tampilan kartu memori Anda. SD Card yang asli pasti mencantumkan nama merknya di setiap keluaran kartu memori. Mereka pun mengeluarkan produk asli dengan tanda tulisan di atas kartu memori terbuat dari cat asli dan dicetak pabrik, bukan sticker yang sama sekali tidak timbul atau bahkan bisa luntur. Meskipun sama-sama bisa menjadi tempat penyimpanan data, tapi Anda sendiri pasti akan sebal jika peforma SD Card palsu cepat berkurang.

3.Pakai Test

Tesnya memanfaatkan aplikasi pihak ketiga. Nama aplikasinya SD Insight. Aplikasi ini akan memberikan info seputar kartu memori yang Anda miliki. Nomor serinya, tanggal dibuat sampai dengan siapa produsen yang membuat akan diberitahu oleh SD Insight. Nah, informasi yang disajikan oleh SD Insight ini harus dicocokkan dengan informasi yang tertera di kemasan kartu memori. Pastikan keduanya sinkron. Namun adakalanya SD Insight tidak bisa membaca kartu memori yang Anda pakai. Nah, kalau sudah begini tak usah ragu lagi. Pasti kartunya palsu. Siapa juga yang bisa menjamin kartu memori bajakan Anda dulunya bukan kartu memori terinfeksi virus lalu didaur ulang oleh pihak tertentu? Nothing.

4.Harga

Logikanya, harga di bawah pasaran harus dipertanyakan kenapa. Kenapa si penjual mau menjual begitu murah? Apa karena sedang promo atau memang barangnya kurang bermutu bila dijual dengan harga sama seperti kartu memori asli?

5.Kecepatan transfer

Saling bertukar data sudah menjadi kebiasaan para pemilik smartphone. Bagi Anda penggemar drama korea maupun film hollywood, pasti inginnya memutar film berkualitas HD. Di sini Anda harus memastikan kecepatan transfer file dari atau ke memori eksternal Anda sesuai dengan yang tertera di fisik barang. Kualitas terbaik dipegang oleh kartu SD class 10 yang memiliki kecepatan 10 MB/detik.
Jika micro SD Anda bertuliskan Class 6 tapi kecepatan transfernya hanya kelas 2, maka Anda harus melakukan tes seperti di atas tadi. Sekedar info saja;

  • Kartu SD class 2 berkecepatan 2 MB/detik
  • Class 4 kecepatannya 4 MB/detik
  • Class 6 sampai 6 MB/detik
  • Class 8 memiliki kemampuan 8 MB/detik
  • Class 10 adalah yang terbaik karena mencapai 66 kali atau 10 MB/detiknya.

Itulah kelima cara membedakan SD Card asli dan palsu. Waspadalah sebelum oknum tak bertanggungjawab merugikan Anda.


EmoticonEmoticon